Selasa, 17 April 2012
Waiting for Nothing
Sering kali kalimat tanya terucap dari bibirku. Entah kapan ini semua akan terus terjadi. Akan terus ku tutupi rasa sayang ini sampai ku tahu bahwa diriku memang tidak sepatutnya menyayangimu. Seandainya kau tahu bahwa aku tak mudah untuk mencintai. Ingin rasanya ku panggil dirimu, lalu aku berkata bahwa aku menyayangimu. Tapi ku lihat ke dalam diriku, aku adalah seorang wanita yang tak pantas untuk memulai. Menunggu, adalah satu kata yang sangat tepat untuk keadaan ini. Memang hanya itu yang bisa ku lakukan, karena diriku tidak bisa berbuat lebih. Angin begitu cepat berlalu, matahari dan bulan pun cepat berganti. Detik seketika menjadi menit, lalu jam. Hari berubah menjadi minggu, bulan, bahkan tahun. Bunga yang tumbuh dari bunga kecil hingga ia mendapat pasangannya untuk saling melengkapi menjadi bunga yang lebih indah.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar